Sebanyak tiga titik panas (hotspot) terpantau di wilayah Kecamatan Kayan Hulu, Kabupaten Sintang. Menindaklanjuti informasi tersebut, personel Polsek Kayan Hulu bergerak melakukan ground check dan penanganan terhadap titik api yang ditemukan, Minggu (6/9/2026).
Kegiatan berlangsung mulai pukul 09.00 WIB hingga 17.30 WIB. Pemantauan dilakukan berdasarkan informasi dari aplikasi Lancang Kuning dan SiPongi yang menunjukkan adanya tiga titik hotspot di wilayah Kecamatan Kayan Hulu.
Dalam pengecekan lapangan, personel menyasar sejumlah titik yang berdasarkan data awal berada di wilayah Desa Nanga Abai, Desa Tanah Merah dan Desa Landau Bara. Masing-masing lokasi diperkirakan memiliki lahan terdampak sekitar 1 hektare, dengan kondisi tanah mineral/latosol dan vegetasi berupa hutan serta semak belukar. Lokasi tersebut juga relatif jauh dari permukiman masyarakat.
Personel Polsek Kayan Hulu melakukan penyisiran dan pengecekan di sekitar titik hotspot. Apabila ditemukan titik api, petugas langsung melakukan pemadaman untuk mencegah api meluas.
Kapolsek Kayan Hulu AKP Nikadelis Dekok mengatakan pengecekan terhadap titik hotspot merupakan bagian dari langkah deteksi dini dalam penanganan Karhutla.
โSetiap informasi hotspot yang terpantau kami tindak lanjuti dengan pengecekan langsung ke lapangan. Apabila ditemukan api, personel segera melakukan pemadaman sekaligus memastikan kondisi di sekitar lokasi,โ ujar AKP Nikadelis.
Dalam proses verifikasi, petugas juga menemukan adanya perbedaan antara data lokasi pada rekap hotspot dengan hasil pengecekan menggunakan GPS. Titik yang pada rekap tercatat berada di Desa Nanga Abai setelah diverifikasi diketahui berada di wilayah Desa Nanga Laar. Sementara titik yang tercatat di Desa Landau Bara berdasarkan pengecekan GPS diketahui berada di wilayah Desa Nanga Ungai.
Kondisi medan dan akses menuju sejumlah titik menjadi tantangan tersendiri dalam pelaksanaan ground check. Selain jarak dan medan yang sulit, ketersediaan peralatan pemadam yang dimiliki Polsek Kayan Hulu juga masih terbatas.
Di sela kegiatan, personel turut memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak melakukan pembukaan lahan atau ladang dengan cara membakar. Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau serta segera melaporkan apabila menemukan adanya titik api.
Polsek Kayan Hulu terus meningkatkan pemantauan dan melakukan verifikasi terhadap setiap informasi hotspot sebagai bagian dari upaya pencegahan Karhutla. Langkah deteksi dini dan respons cepat diharapkan dapat mencegah api berkembang dan meluas.