34 Hotspot Terdeteksi di Serawai, Personel Verifikasi 5 Titik

34 Hotspot Terdeteksi di Serawai, Personel Verifikasi 5 Titik

Sintang, Kalimantan Barat – Polsek Serawai bergerak cepat menindaklanjuti terdeteksinya 34 titik panas (hotspot) di wilayah Kecamatan Serawai, Kabupaten Sintang. Personel bersama unsur TNI melakukan ground check ke sejumlah lokasi untuk memastikan kondisi titik api sekaligus mencegah potensi kebakaran meluas, Sabtu (12/9/2026).

Pengecekan dilakukan sejak pukul 08.00 WIB berdasarkan hasil pemantauan satelit NASA terhadap sebaran hotspot pada periode pukul 00.00 hingga 07.00 WIB. Dari 34 titik yang terdeteksi, petugas berhasil menjangkau dan melakukan verifikasi langsung terhadap lima titik yang tersebar di Desa Pagar Lebata, Desa Talian Sahabung, Desa Batu Ketebung, dan Desa Tamakung.

Dari hasil pengecekan di lapangan, seluruh titik yang dapat dijangkau telah dalam kondisi padam. Luas lahan yang sebelumnya terbakar diperkirakan berkisar antara 0,8 hingga 1,1 hektare per titik. Kondisi lahan secara umum berupa tanah mineral dengan vegetasi semak belukar dan berada di sekitar kawasan pemukiman.

Kapolsek Serawai mengatakan, setiap informasi hotspot menjadi perhatian dan ditindaklanjuti melalui pengecekan langsung untuk memastikan kondisi sebenarnya di lapangan.

β€œBegitu menerima informasi adanya hotspot, personel langsung melakukan pengecekan ke lokasi yang dapat dijangkau. Hasilnya, lima titik yang berhasil kami datangi sudah dalam kondisi padam. Kami tetap melakukan pemantauan dan mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran dalam membuka lahan,” ujarnya.

Namun, kondisi geografis menjadi tantangan dalam menjangkau seluruh titik. Sebanyak 29 titik hotspot belum dapat dilakukan pengecekan secara langsung karena tidak memiliki akses jalur darat dan hanya dapat ditempuh melalui jalur air. Kondisi musim kemarau menyebabkan debit air menyusut, sementara jarak menuju sejumlah lokasi cukup jauh sehingga menyulitkan mobilisasi personel.

Meskipun demikian, Polsek Serawai terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan hotspot dan berkoordinasi dengan unsur terkait untuk mengantisipasi potensi kebakaran yang dapat meluas.

Selain melakukan ground check, personel juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Masyarakat diharapkan segera melaporkan apabila menemukan titik api sehingga dapat dilakukan penanganan sedini mungkin.

Kegiatan pengecekan dan verifikasi hotspot berakhir sekitar pukul 16.00 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi aman dan terkendali.