Polsek Ketungau Hulu melakukan ground check terhadap lima titik hotspot berstatus High yang terpantau di wilayah Kecamatan Ketungau Hulu, Kabupaten Sintang, Minggu (30/8/2026). Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya deteksi dini untuk memastikan titik panas tidak berkembang menjadi kebakaran yang meluas.
Pengecekan dilaksanakan mulai pukul 09.15 WIB dengan menindaklanjuti hasil pemantauan hotspot pada Sabtu (29/8/2026). Lima titik tersebut tersebar di Desa Embaleh sebanyak satu titik, Desa Sebadak dua titik, dan Desa Sepiluk dua titik.
Hotspot di Desa Embaleh memiliki luasan lahan terbakar sekitar 0,6 hektare, sementara dua titik di Desa Sebadak masing-masing sekitar 0,8 hektare. Adapun dua titik di Desa Sepiluk masing-masing diperkirakan sekitar 1 hektare dan 0,8 hektare.
Kegiatan ground check dilakukan oleh Kapolsek Ketungau Hulu AKP Hadi Sutikno bersama enam personel Polsek Ketungau Hulu. Petugas melakukan penyisiran di sekitar titik hotspot hingga radius kurang lebih satu kilometer untuk memastikan kondisi sebenarnya di lapangan.
Hasil pengecekan menunjukkan seluruh titik berada pada lahan dengan jenis tanah mineral dan vegetasi semak belukar serta tidak terdapat konsentrasi permukiman di sekitar lokasi. Pemilik lahan pada kelima titik tersebut juga belum diketahui.
Saat petugas tiba di lokasi, seluruh titik api telah dalam kondisi padam. Meski demikian, pengecekan tetap dilakukan secara menyeluruh sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan munculnya kembali api atau bara yang dapat memicu kebakaran.
Selain melakukan verifikasi, personel Polsek Ketungau Hulu juga memberikan imbauan kepada masyarakat mengenai pencegahan Karhutla dan pembukaan lahan secara terbatas dan terkendali, serta mengingatkan pentingnya kewaspadaan selama kondisi cuaca kering.
Kegiatan ground check ini menjadi bagian dari langkah Polsek Ketungau Hulu dalam memperkuat deteksi dini, pemantauan hotspot, dan pencegahan Karhutla di wilayah hukumnya.