6 Titik di Ketungau Tengah Terbakar, Polisi Bergerak Padamkan Api

6 Titik di Ketungau Tengah Terbakar, Polisi Bergerak Padamkan Api

Polsek Ketungau Tengah bersama TNI dan masyarakat bergerak cepat melakukan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang kembali muncul di sejumlah wilayah Kecamatan Ketungau Tengah, Kabupaten Sintang, Senin (7/9/2026).

Ground check sekaligus pemadaman dilakukan sejak pukul 08.00 WIB hingga 17.00 WIB, menyusul informasi masyarakat terkait kebakaran di Desa Panding Jaya, Desa Kayu Dujung, Desa Gut Jaya Bhakti, dan Desa Semareh.

Dari hasil pengecekan di lapangan, terdapat enam titik Karhutla yang ditangani. Rinciannya, satu titik berada di Desa Panding Jaya dengan luas terbakar sekitar 1,3 hektare, satu titik di Desa Kayu Dujung sekitar 1,2 hektare, dua titik di Desa Gut Jaya Bhakti masing-masing sekitar 1 hektare dan 1,1 hektare, serta dua titik di Desa Semareh dengan luas masing-masing sekitar 1 hektare dan 1,2 hektare.

Dalam penanganan tersebut, sebanyak 8 personel Polsek Ketungau Tengah, 6 personel Koramil Ketungau Tengah, serta sekitar 20 orang perangkat desa dan masyarakat bersama-sama melakukan upaya pemadaman di lokasi.

Kondisi lahan yang terbakar didominasi tanah gambut dengan vegetasi berupa pepohonan dan semak belukar. Kondisi musim kemarau panjang membuat vegetasi tersebut mudah terbakar dan api berpotensi kembali muncul.

Polsek Ketungau Tengah menyebutkan bahwa lahan yang terbakar merupakan lokasi yang sebelumnya telah dilakukan pemadaman, namun kembali terbakar. Sumber api hingga saat ini masih belum diketahui.

Petugas kemudian melakukan pemadaman dan pendinginan secara bersama-sama untuk memastikan api tidak kembali menyala. Secara umum, api berhasil dipadamkan, meskipun di sejumlah titik masih terlihat kepulan asap.

Kapolsek Ketungau Tengah bersama personel juga terus berkoordinasi dengan unsur TNI, pemerintah desa dan masyarakat dalam melakukan pemantauan terhadap lokasi yang telah dipadamkan, terutama mengingat kondisi lahan gambut yang memiliki potensi api kembali menyala di bawah permukaan.

Polsek Ketungau Tengah mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar, terlebih di tengah kondisi kemarau yang dapat mempercepat penyebaran api. Langkah pencegahan dan pelaporan sejak dini dinilai penting untuk mencegah Karhutla meluas.