Jajaran Polsek Ketungau Tengah bersama TNI bergerak melakukan ground check, pemadaman dan pendinginan terhadap sejumlah titik kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kecamatan Ketungau Tengah, Kabupaten Sintang, Rabu (2/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 WIB hingga 17.20 WIB tersebut menyasar titik-titik kebakaran yang berada di Desa Panggi Ruguk, Desa Argo Mulyo, Desa Begelang Jaya dan Desa Landau Buaya.
Berdasarkan hasil pengecekan, terdapat delapan titik yang ditangani. Empat titik berada di Desa Panggi Ruguk dengan luasan masing-masing sekitar 1,3 hektare, 1 hektare, 1,1 hektare dan 0,9 hektare. Dua titik lainnya berada di Desa Argo Mulyo dengan luasan sekitar 1,3 hektare dan 1,2 hektare, yang sebelumnya telah dilakukan verifikasi pada 1 September 2026.
Sementara itu, masing-masing satu titik berada di Desa Begelang Jaya dengan luas sekitar 1 hektare dan Desa Landau Buaya dengan luas sekitar 1,2 hektare.
Lokasi kebakaran merupakan lahan dengan jenis tanah gambut dan vegetasi berupa pepohonan serta semak-semak. Konsentrasi penduduk di sekitar lokasi tergolong jarang. Kondisi musim kemarau turut meningkatkan kerawanan terjadinya kebakaran dan membuat api berpotensi kembali muncul.
Polsek Ketungau Tengah menerima informasi dari masyarakat terkait kebakaran tersebut. Setelah mendapatkan laporan, Kapolsek berkoordinasi dengan unsur terkait untuk melakukan pengecekan dan penanganan di lapangan. Sumber api dalam kejadian tersebut masih belum diketahui.
Hasil penanganan menunjukkan secara umum api telah berhasil dipadamkan. Namun, masih ditemukan kepulan asap di sejumlah titik karena beberapa lahan sebelumnya telah dilakukan pemadaman tetapi kembali menyala.
Dalam kegiatan tersebut, lima personel Polsek Ketungau Tengah dan dua personel Koramil Ketungau Tengah dikerahkan untuk melakukan pemadaman serta pendinginan di lokasi.
Petugas juga terus melakukan pemantauan terhadap area yang telah ditangani guna mengantisipasi munculnya kembali api dan mencegah kebakaran meluas ke areal lainnya.
Polsek Ketungau Tengah mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau serta tidak melakukan aktivitas pembakaran yang berpotensi memicu Karhutla.