Sintang, Kalimantan Barat – Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus diperkuat melalui edukasi kepada masyarakat. Peserta Didik SPPK Lemdiklat Polri Angkatan ke-4 Tahun Anggaran 2026 Pokjar V menggelar sosialisasi dan edukasi pencegahan Karhutla di Mapolsek Kelam Permai, Jalan Sintang–Putussibau, Desa Kebong, Kecamatan Kelam Permai, Minggu (13/9/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 14.00 WIB tersebut dihadiri para peserta didik SPPK bersama mentor, Ketua Bhayangkari Cabang Sintang Ny. Launa Budi beserta pengurus, Kasat Lantas Polres Sintang AKP Angga Pribadi Amsriyanto Nainggolan, S.T.K., S.I.K., LL.M., Camat Kelam Permai Rita Fransiska, S.E., M.Si., Kapolsek Kelam Permai IPTU Atep Permana Efendi, Danramil Kelam Permai Kapten Inf Anwari Hadi beserta anggota, para kepala desa se-Kecamatan Kelam Permai, serta personel Polsek Kelam Permai.
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya mencegah terjadinya Karhutla, khususnya memasuki kondisi kemarau yang meningkatkan risiko kebakaran. Edukasi juga menekankan berbagai dampak Karhutla terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat.
Karhutla tidak hanya mengancam kelestarian hutan dan lahan, tetapi juga dapat menimbulkan kabut asap yang mengganggu kualitas udara serta aktivitas masyarakat. Karena itu, keterlibatan masyarakat dalam melakukan pencegahan sejak dini menjadi bagian penting dalam upaya menekan potensi terjadinya kebakaran.
Melalui kegiatan tersebut, peserta didik SPPK Lemdiklat Polri bersama jajaran Polsek Kelam Permai mendorong masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran hutan maupun lahan.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari Kuliah Kerja Profesi (KKP) peserta didik SPPK Lemdiklat Polri, dengan mengedepankan pendekatan langsung kepada masyarakat sebagai upaya membangun kesadaran bersama dalam menghadapi ancaman Karhutla.