Polsek Kayan Hulu Verifikasi 6 Hotspot di 4 Desa, Lakukan Pemadaman dan Pendinginan

Polsek Kayan Hulu Verifikasi 6 Hotspot di 4 Desa, Lakukan Pemadaman dan Pendinginan

Polsek Kayan Hulu melaksanakan pengecekan lapangan (ground check), pemadaman dan pendinginan terhadap enam titik panas (hotspot) yang terpantau di wilayah Kecamatan Kayan Hulu, Kabupaten Sintang, Minggu (27/9/2026).

Kegiatan dilaksanakan mulai pukul 09.00 WIB hingga 17.30 WIB oleh Aipda Mori Purba, Aipda Lambertus, Bripka Indra dan Brigpol Rudianto. Titik hotspot sebelumnya terpantau melalui aplikasi Lancang Kuning dan SiPongi pada Sabtu (26/9/2026).

Enam titik tersebut tersebar di empat desa, yakni Desa Nanga Ungai sebanyak dua titik, Desa Landau Bara satu titik, Desa Nanga Tonggoi satu titik dan Desa Empakan dua titik. Masing-masing titik diperkirakan memiliki luas lahan terdampak sekitar 1 hektare.

Dari hasil pengecekan, lokasi hotspot berada pada lahan dengan jenis tanah mineral/latosol dan jauh dari permukiman. Pemilik lahan di seluruh titik yang diverifikasi belum diketahui.

Personel Polsek Kayan Hulu kemudian melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi di sekitar titik koordinat dan melakukan pemadaman terhadap titik api yang masih ditemukan. Setelah pemadaman, petugas melanjutkan proses pendinginan menggunakan cairan X-Fire untuk mengantisipasi munculnya kembali api.

Dalam pelaksanaan di lapangan, petugas menghadapi sejumlah kendala, di antaranya keterbatasan peralatan pemadam yang dimiliki serta sumber air yang cukup jauh dari lokasi hotspot. Kondisi tersebut menjadi perhatian dalam penanganan Karhutla di wilayah Kecamatan Kayan Hulu.

Selain penanganan di lokasi, personel juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak melakukan pembukaan lahan maupun ladang dengan cara membakar, terutama di tengah kondisi cuaca kemarau yang meningkatkan potensi terjadinya kebakaran.

Polsek Kayan Hulu akan terus melakukan pemantauan terhadap titik-titik yang telah diverifikasi dan melakukan penanganan apabila ditemukan sumber api maupun indikasi kebakaran kembali terjadi.