Polsek Ketungau Hilir terus memperkuat kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dengan menyiapkan pembangunan sumur bor di Dusun Jemut, Desa Nanga Ketungau, Kecamatan Ketungau Hilir, Kabupaten Sintang.
Pembangunan sumur bor tersebut menjadi langkah antisipatif untuk memastikan ketersediaan sumber air yang dapat digunakan dalam penanganan Karhutla, khususnya apabila terjadi kebakaran di wilayah sekitar.
Kapolsek Ketungau Hilir Iptu M. Sulaiman menjelaskan bahwa sumur bor tidak hanya dipersiapkan untuk mendukung kebutuhan penanggulangan Karhutla, tetapi juga diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar sebagai sumber air bersih.
“Sumur bor ini kami siapkan sebagai salah satu langkah untuk memperkuat kesiapsiagaan menghadapi Karhutla. Selain untuk mendukung pemadaman apabila terjadi kebakaran, sumber air ini juga diharapkan dapat dimanfaatkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan air bersih,” jelas Iptu M. Sulaiman.
Menurutnya, ketersediaan sumber air menjadi salah satu faktor penting dalam penanganan Karhutla, terlebih ketika musim kemarau menyebabkan sejumlah sumber air mengalami penurunan debit atau sulit dijangkau.
Lokasi pembangunan sumur bor berada di Dusun Jemut, Desa Nanga Ketungau. Keberadaan sarana tersebut diharapkan dapat mempercepat respons apabila terjadi Karhutla sekaligus membantu masyarakat memperoleh akses air bersih.
Polsek Ketungau Hilir juga terus mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi Karhutla. Pencegahan sejak dini serta dukungan terhadap ketersediaan sarana dan sumber air menjadi bagian penting dalam menghadapi ancaman kebakaran selama musim kemarau.