Tiga Titik Hotspot Terdeteksi, Polsek Kayan Hilir Bergerak Cegah Karhutla Meluas

Tiga Titik Hotspot Terdeteksi, Polsek Kayan Hilir Bergerak Cegah Karhutla Meluas

Sintang, Kalimantan Barat – Polsek Kayan Hilir bergerak cepat menindaklanjuti temuan tiga titik hotspot yang terpantau melalui aplikasi Lancang Kuning dan SiPongi di wilayah Kecamatan Kayan Hilir, Kabupaten Sintang, Sabtu (29/8/2026).

Kegiatan ground check dilaksanakan mulai pukul 10.00 WIB hingga 17.20 WIB untuk memastikan kondisi di lapangan sekaligus melakukan penanganan terhadap titik panas yang terdeteksi.

Tiga lokasi yang dilakukan pengecekan berada di Desa Karya Baru, Desa Sungai Meraya, dan Desa Sungai Menuang, Kecamatan Kayan Hilir. Berdasarkan hasil pengecekan, luas lahan yang terdampak masing-masing sekitar 1 hektare, 0,5 hektare, dan 2 hektare.

Kondisi lahan terdiri dari kawasan gambut serta tanah mineral/latosol, dengan vegetasi berupa hutan rimba. Seluruh lokasi berada jauh dari konsentrasi pemukiman masyarakat dan pemilik lahan belum diketahui.

Dalam pelaksanaan ground check, personel menemukan bahwa sebagian titik api telah padam, namun masih terdapat asap. Petugas kemudian melakukan pemadaman sekaligus pemantauan untuk memastikan tidak terjadi penyalaan kembali maupun perluasan kebakaran.

Kegiatan melibatkan Kanitreskrim Aiptu Siswo Kusuma, S.H., Ka SPK 3 Aipda Andreas Ander, dan Bhabinkamtibmas Brigpol Rio Hendriko.

Selain melakukan penanganan di lokasi, personel juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak melakukan pembukaan lahan atau ladang dengan cara membakar, terutama dalam kondisi cuaca kemarau yang meningkatkan risiko terjadinya Karhutla.

Dalam penanganan di lapangan, petugas menghadapi kendala berupa keterbatasan peralatan pemadam serta minimnya ketersediaan sumber air di sekitar lokasi. Meski demikian, personel tetap melakukan upaya penanganan dan memastikan kondisi titik hotspot dapat dipantau.

Polsek Kayan Hilir akan terus melakukan pemantauan terhadap titik-titik yang terdeteksi serta memperkuat koordinasi dengan masyarakat dan pihak terkait sebagai bagian dari deteksi dini dan pencegahan Karhutla.

Selama kegiatan berlangsung, situasi aman dan terkendali.