Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali terjadi di wilayah Kecamatan Ketungau Tengah, Kabupaten Sintang. Menindaklanjuti laporan masyarakat, Polsek Ketungau Tengah bersama TNI dan warga bergerak melakukan ground check sekaligus pemadaman di tujuh titik, Jumat (4/9/2026).
Kegiatan berlangsung mulai pukul 08.00 WIB hingga 17.30 WIB dengan menyasar tiga wilayah desa, yakni Desa Kayu Dujung sebanyak dua titik, Desa Radin Jaya satu titik, dan Desa Nanga Kelapan sebanyak empat titik.
Dari hasil pengecekan, luasan lahan yang terbakar di masing-masing titik berkisar antara 0,8 hingga 1,3 hektare. Lahan yang terbakar didominasi pepohonan dan semak-semak dengan jenis tanah mineral serta berada di kawasan dengan konsentrasi penduduk yang relatif jarang.
Kapolsek Ketungau Tengah Iptu Supriadi bersama sembilan personel Polsek, enam personel Koramil Ketungau Tengah, serta delapan masyarakat turun langsung dalam proses pemadaman.
Karhutla tersebut diketahui merupakan kebakaran yang kembali muncul di sejumlah lahan yang sebelumnya telah dilakukan pemadaman. Kondisi musim kemarau panjang menyebabkan vegetasi berupa pepohonan dan semak belukar menjadi mudah terbakar sehingga api berpotensi kembali menyala.
“Personel bersama TNI dan masyarakat langsung melakukan pemadaman serta pendinginan di lokasi. Kami juga terus memantau titik-titik yang sebelumnya telah dipadamkan karena masih terdapat potensi api kembali muncul,” ujar Iptu Supriadi.
Upaya pemadaman dilakukan secara bersama-sama dengan mendatangi lokasi, mengendalikan api, serta memastikan titik-titik yang terbakar tidak kembali meluas. Hingga kegiatan berakhir, secara umum api telah berhasil dipadamkan, meskipun masih ditemukan kepulan asap di beberapa bagian lahan.