Tim Gabungan Tangani 8 Hotspot Karhutla di Sintang

Tim Gabungan Tangani 8 Hotspot Karhutla di Sintang

Sebanyak delapan titik hotspot terdeteksi di wilayah Kecamatan Sintang, Kabupaten Sintang, Senin (31/8/2026). Menindaklanjuti hasil pemantauan satelit NASA-SNPP dengan tingkat kepercayaan medium, personel Polsek Sintang Kota langsung melakukan ground check untuk memastikan kondisi di lapangan.

Kegiatan pengecekan dilaksanakan mulai pukul 09.00 WIB. Delapan titik hotspot tersebut tersebar di Kelurahan Kedabang, Kelurahan Rawa Mambok, Desa Merti Guna, dan Desa Tanjung Kelansam.

Hasil pengecekan menunjukkan adanya lahan yang sebelumnya terbakar di sejumlah titik. Saat petugas tiba di lokasi, api telah padam, namun masih ditemukan kepulan asap di beberapa bagian lahan yang berpotensi kembali memunculkan titik api.

Adapun luas lahan yang terdampak berdasarkan hasil pengecekan diperkirakan sekitar 0,75 hektare di Kelurahan Kedabang, 2,5 hektare di Kelurahan Rawa Mambok, 0,75 hektare di Desa Merti Guna, dan 3,5 hektare di Desa Tanjung Kelansam. Lahan yang terbakar didominasi vegetasi semak-semak dengan jenis tanah mineral dan berada jauh dari pemukiman.

Dalam penanganan tersebut, Kapolsek Sintang Kota Iptu Heru Woldy, S.H., bersama Ipda Unus Suryana dan personel Polsek Sintang Kota turun langsung melakukan pengecekan. Petugas juga berkoordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran dan BPBD Kabupaten Sintang untuk menangani sisa api dan melakukan pendinginan.

Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya deteksi dini dan pencegahan Karhutla, khususnya untuk memastikan titik panas yang terpantau melalui satelit segera diverifikasi dan ditangani sebelum berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas.

Petugas juga terus melakukan pemantauan terhadap lokasi yang telah ditangani guna mengantisipasi munculnya kembali api, terutama pada kondisi cuaca kemarau yang meningkatkan risiko kebakaran lahan.