Sintang, Kalimantan Barat β Sebanyak tujuh titik panas (hotspot) terdeteksi di wilayah Kecamatan Serawai, Kabupaten Sintang, Kamis (10/9/2026). Menindaklanjuti informasi tersebut, personel Polsek Serawai bersama TNI melakukan pengecekan langsung ke sejumlah lokasi untuk memastikan kondisi titik api.
Pengecekan dilakukan sejak pukul 08.00 WIB berdasarkan hasil pemantauan satelit NASA terhadap sebaran hotspot dalam delapan jam terakhir. Tujuh titik tersebut tersebar di Desa Nanga Ruhan dan Desa Nanga Riyoi dengan luas lahan yang terbakar diperkirakan antara 0,8 hingga 1 hektare per titik.
Petugas gabungan yang terdiri dari personel Polsek Serawai dan Koramil Serawai mendatangi lokasi sesuai titik koordinat yang terdeteksi. Dari hasil pengecekan terhadap titik yang dapat dijangkau, seluruh titik api diketahui telah padam.
Lahan yang terpantau merupakan lahan mineral dengan vegetasi berupa semak belukar dan berada di sekitar kawasan pemukiman penduduk. Pemilik lahan pada titik-titik tersebut belum diketahui.
Selain melakukan verifikasi lapangan, personel juga menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran dalam membuka lahan, terlebih di tengah kondisi rawan Karhutla.
Kapolsek Serawai menegaskan bahwa pengecekan dan pemantauan akan terus dilakukan terhadap titik-titik yang terdeteksi untuk memastikan tidak terjadi kebakaran susulan.
βSetiap informasi hotspot yang terdeteksi kami tindak lanjuti dengan pengecekan di lapangan. Kami juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran saat membuka lahan,β ujarnya.
Petugas menghadapi medan yang cukup sulit dan akses terbatas menuju beberapa lokasi, sehingga proses ground check membutuhkan waktu lebih lama. Kegiatan pengecekan berakhir sekitar pukul 15.30 WIB dan situasi selama kegiatan berlangsung aman serta terkendali.