Polres Sintang bersama Polsek Kelam Permai terus meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Salah satunya melalui kegiatan ground check sekaligus penanganan Karhutla di wilayah hukum Polsek Kelam Permai, Sabtu (22/8/2026).
Kegiatan dilakukan setelah terpantau titik panas (hotspot) melalui satelit NASA-MODIS, NASA-SNPP dan NASA-NOAA20 pada koordinat Lat 0.061758° dan Long 111.618187°, yang berada di wilayah Desa Kebong, Kecamatan Kelam Permai, Kabupaten Sintang. Titik tersebut terdeteksi dengan tingkat kepercayaan (confidence) Medium.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 16 personel terlibat, terdiri dari 6 personel Polres Sintang dan 10 personel Polsek Kelam Permai. Petugas langsung melakukan pengecekan lapangan serta penanganan terhadap kondisi lahan yang terpantau.
Berdasarkan hasil pengecekan, lokasi didominasi vegetasi berupa semak belukar, rumput ilalang dan pohon pakis. Kondisi cuaca saat kegiatan berlangsung cukup panas dan cerah, disertai angin yang cukup kencang sehingga petugas meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyebaran api.
Selain melakukan ground check dan penanganan di lokasi, personel juga terus melaksanakan langkah-langkah pencegahan melalui kegiatan cooling system, di antaranya patroli di daerah rawan Karhutla, sambang masyarakat, memberikan imbauan dan edukasi tentang pencegahan kebakaran, serta melakukan penggalangan dan door to door system (DDS).
Kegiatan tersebut dilakukan secara berkelanjutan hingga malam hari sebagai bentuk komitmen Polri dalam melakukan deteksi dini, pencegahan dan penanggulangan Karhutla di wilayah Kecamatan Kelam Permai.
Polres Sintang mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan, khususnya pada kondisi cuaca panas dan angin kencang. Masyarakat juga diimbau segera melaporkan apabila menemukan titik api atau potensi Karhutla agar dapat ditangani sedini mungkin.