13 Hotspot Terdeteksi di Ketungau Hilir, Polisi Lakukan Verifikasi

13 Hotspot Terdeteksi di Ketungau Hilir, Polisi Lakukan Verifikasi

Sebanyak 13 titik panas atau hotspot terdeteksi di wilayah hukum Polsek Ketungau Hilir, Kabupaten Sintang. Menindaklanjuti informasi tersebut, personel Polsek Ketungau Hilir langsung melakukan pengecekan lapangan untuk memastikan kondisi di lokasi, Jumat (4/9/2026).

Pengecekan dilakukan sekitar pukul 06.30 WIB setelah sebelumnya petugas menerima informasi hasil pemantauan satelit NASA-SNPP dan NASA-NOAA20 terkait adanya 13 titik hotspot dengan tingkat kepercayaan (confidence) kategori medium.

Hasil verifikasi menunjukkan titik-titik tersebut tersebar di empat desa, yakni Desa Batu Nyadi, Desa Semajau Mekar, Desa Mungguk Kelapa, dan Desa Pampang Dua, Kecamatan Ketungau Hilir.

Dari hasil pengecekan di lapangan, petugas menemukan adanya lahan dan kawasan berhutan yang sebelumnya terbakar. Namun, saat personel tiba di lokasi, seluruh titik api telah dalam kondisi padam.

Berdasarkan pendataan lapangan, luasan lahan yang terdampak kebakaran bervariasi, mulai sekitar 0,4 hingga 1 hektare pada masing-masing titik. Kondisi lahan didominasi jenis tanah mineral dan gambut dengan vegetasi berupa semak-semak, sementara lokasi kebakaran relatif jauh dari permukiman warga.

Kapolsek Ketungau Hilir Iptu M. Sulaiman bersama personel kemudian melakukan verifikasi titik hotspot, mendatangi lokasi, serta memberikan imbauan kepada masyarakat di wilayah terdampak agar tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan.

“Pengecekan lapangan ini merupakan langkah cepat untuk memastikan setiap informasi hotspot yang terdeteksi satelit. Kami juga mengingatkan masyarakat agar mengutamakan pencegahan dan tidak melakukan pembakaran yang dapat memicu meluasnya Karhutla,” ujar Iptu M. Sulaiman.

Selain melakukan pengecekan, personel juga memberikan edukasi mengenai pembakaran terbatas dan terkendali sesuai ketentuan yang berlaku, sekaligus mengajak masyarakat berperan aktif mencegah munculnya titik api baru.

Polsek Ketungau Hilir terus meningkatkan pemantauan terhadap wilayah yang berpotensi terjadi kebakaran, khususnya selama musim kemarau. Verifikasi secara langsung di lapangan dinilai penting untuk memastikan kondisi sebenarnya sekaligus mempercepat langkah pencegahan apabila ditemukan potensi Karhutla.