5 Hotspot Terdeteksi di Kayan Hulu, Polisi Gerak Lakukan Ground Check

5 Hotspot Terdeteksi di Kayan Hulu, Polisi Gerak Lakukan Ground Check

Sintang, Kalimantan Barat โ€“ Polsek Kayan Hulu bergerak cepat menindaklanjuti laporan lima titik panas (hotspot) yang terpantau di wilayah Kecamatan Kayan Hulu, Kabupaten Sintang. Personel melakukan ground check sekaligus pemadaman terhadap titik api yang dapat dijangkau, Jumat (11/9/2026).

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 09.00 WIB hingga 17.30 WIB tersebut dilakukan berdasarkan pemantauan melalui aplikasi Lancang Kuning dan SiPongi. Lima titik hotspot terdeteksi tersebar di tiga desa, yakni Desa Nanga Laar, Desa Riam Muntik, dan Desa Tanah Merah.

Personel Polsek Kayan Hulu yang terdiri dari Aipda Mori Purba, Aipda Lambertus, dan Brigpol Rudiyanto langsung mendatangi lokasi yang dapat dijangkau. Di Desa Nanga Laar, petugas menemukan titik yang berada pada lahan mineral/latosol dengan vegetasi hutan dan semak, seluas sekitar satu hektare serta jauh dari pemukiman.

Petugas kemudian melakukan pemadaman terhadap titik api yang ditemukan serta memeriksa kondisi di sekitar lokasi untuk memastikan api tidak meluas.

Sementara itu, empat titik lainnya yang berada di Desa Riam Muntik dan Desa Tanah Merah belum dapat dilakukan pengecekan langsung. Kondisi tersebut disebabkan akses menuju lokasi sebagian besar merupakan jalur air dengan debit yang sedang menyusut, jarak dan waktu tempuh yang cukup jauh, serta posisi titik hotspot yang berada jauh dari jalan utama.

Kapolsek Kayan Hulu menjelaskan bahwa kondisi geografis menjadi salah satu tantangan dalam penanganan Karhutla di wilayahnya. Selain akses yang sulit, keterbatasan peralatan pemadam dan jauhnya sumber air dari titik api juga menjadi kendala di lapangan.

โ€œPersonel tetap berupaya melakukan pengecekan terhadap setiap titik yang terpantau dan melakukan pemadaman pada lokasi yang dapat dijangkau. Kondisi medan dan keterbatasan sumber daya menjadi tantangan, namun kami terus mengoptimalkan upaya penanganan bersama masyarakat,โ€ ujarnya.

Selain melakukan ground check dan pemadaman, personel juga menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar tidak membuka lahan atau ladang dengan cara membakar, khususnya dalam kondisi musim kemarau seperti saat ini.

Polsek Kayan Hulu akan terus memantau perkembangan titik hotspot dan melakukan penanganan sesuai kondisi di lapangan. Upaya tersebut dilakukan untuk mencegah api meluas serta meminimalkan dampak Karhutla terhadap masyarakat dan lingkungan.

Kegiatan ground check dan pemadaman berakhir sekitar pukul 17.30 WIB dalam keadaan aman dan terkendali.