Polsek Sepauk bersama personel BKO Brimob melakukan ground check dan verifikasi terhadap tiga titik hotspot yang terdeteksi di wilayah Kecamatan Sepauk, Kabupaten Sintang, Senin (21/9/2026).
Pengecekan dilakukan mulai sekitar pukul 09.00 WIB sebagai tindak lanjut informasi pantauan satelit pada Minggu (20/9/2026) yang menunjukkan adanya tiga titik hotspot di wilayah hukum Polsek Sepauk.
Ketiga titik tersebut berada di Desa Gernis Jaya dengan koordinat 0.00576, 111.24167, Desa Bedayan pada koordinat 0.10822, 111.14675, serta Desa Sekujam Timbai pada koordinat 0.15751, 111.23171.
Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, ditemukan lahan yang terbakar dengan luas masing-masing diperkirakan 0,4 hektare di Desa Gernis Jaya, 0,3 hektare di Desa Bedayan, dan 0,5 hektare di Desa Sekujam Timbai. Dengan demikian, total luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 1,2 hektare.
Ketiga lokasi tersebut memiliki karakteristik tanah mineral dan gambut dengan vegetasi berupa semak-semak. Lokasi hotspot berada jauh dari permukiman penduduk, sementara pemilik lahan belum diketahui.
Kapolsek Sepauk IPTU Abdul Hadi, S.H., M.H., bersama Bhabinkamtibmas Bripka Anditian, Brigpol Argie Senopati, Briptu A. Neraca serta personel BKO Brimob turun melakukan pengecekan langsung ke lokasi.
Saat petugas tiba di masing-masing titik, api telah dalam kondisi padam. Personel kemudian melakukan verifikasi terhadap kondisi lahan sekaligus memberikan imbauan kepada masyarakat di Desa Gernis Jaya, Desa Bedayan dan Desa Sekujam Timbai mengenai pencegahan dini Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), termasuk penerapan sistem pembakaran terbatas dan terkendali sesuai ketentuan.
Petugas juga melakukan pemantauan terhadap kondisi lokasi dan berkoordinasi dengan instansi terkait. Medan menuju sejumlah titik hotspot cukup sulit dilalui sehingga membutuhkan waktu dalam proses pengecekan lapangan.
Polsek Sepauk bersama unsur terkait akan terus meningkatkan patroli dan pemantauan Karhutla sebagai langkah pencegahan, khususnya pada wilayah yang memiliki potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan.